Warga Geram Blokade Jalan Karena Pengantin Pria di Dompu Kabur saat Akad

infogeh.co, NTT – Sebuah pernikahan yang digelar di Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu terpaksa batal karena mempelai pria beserta keluarganya tidak hadir dalam acara akad

Padahal segala persiapan sudah selesai, tenda sudah dipasang, makanan sudah disajikan, para tamu undangan juga sudah hadir untuk menjadi saksi di hari istimewa sang mempelai.

Dalam video yang beredar dan viral di media sosial, terlihat pengantin wanita duduk seorang diri di pelaminan menanti kehadiran calon suaminya.

Acara pesta pernikahan pada Senin (7/2) yang seharusnya berlangsung dalam suasana bahagia itu justru menjadi bencana. Hingga waktu akad tiba pukul 15.00 Wita, mempelai pria dan keluarganya tak kunjung tiba.

Warga Kelurahan Monta Baru yang ikutan kesal dengan kelakuan calon pengantin pria ini akhirnya melakukan blokade jalan umum.


Kapolsek Woja Kabupaten Dompu Ipda Zaenal Arifin membenarkan adanya aksi blokade jalan umum oleh sejumlah warga.

Zaenal mengatakan, aksi blokade jalan dipicu karena salah seorang warga Lingkungan 5 Kelurahan Monta Baru atas nama Wanda gagal melangsungkan akad pernikahan dengan mempelai pria bernama Rizky. Pelaku merupakan warga yang tinggal di Kelurahan Potu, Kecamatan Dompu.

“Rizky tidak mau melangsungkan pernikahan, sehingga timbul reaksi masyarakat untuk melakukan aksi blokir jalan,” ujar Zaenal, Selasa (8/2).

Pihak kepolisian turun melakukan negosiasi dengan warga Kelurahan Montabaru. Zaenal menjelaskan, negosiasi dilakukan dengan dua orang perwakilan warga Lingkungan 5 Kelurahan Montabaru.

“Meraka menyampaikan kepada Kapolsek Woja dan Lurah Montabaru, bahwa permohonan maaf warga kepada Kapolsek Woja karena kami telah melakukan aksi blokir jalan,” kata Zaenal.

Warga setempat turut merasakan kekecewaan karena mempelai dan keluarganya tidak hadir saat akan melakukan akad pernikahan tanpa penjelasan apa pun.

“Informasinya juga mempelai pria ini sudah melarikan diri keluar daerah Dompu,” katanya.
Saat ini keluarga mempelai perempuan akan menempuh jalur hukum dan melaporkan persoalan ini ke Polres Dompu.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com