Viral ! Video Pemukulan Seorang Anggota Brimob, Ini Tanggapan Dansat Brimob Malut

infogeh.co, Maluku – Sebuah video viral di media sosial berdurasi 30 detik. Dalam video tersebut terlihat oknum perwira berpangkat AKP, Anggota Polda Maluku Utara memukul bawahannya.

Diketahui, Perwira tersebut adalah AKP Munawar, memukul Bripda MSA, anak kandungnya yang dilaporkan ke Polres Ternate atas kasus penganiayaan pacarnya

MSA dipukul ayahnya saat bertandang rumah korban untuk menyelesaikan masalah. Namun, karena kesal dengan perbuatan MSA, Brimob berpangkat perwira ini spontan memukul anaknya. Aksi tersebut kemudian direkam orang tua korban. Sesuai video yang viral di Facebook, WhatsApp, dan TikTok, bersumber dari akun bernama Mutia, ibu korban penganiayaan.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Malut Kombes Pol. Muhammad Erwin dalam konferensi pers, menjelaskan awalnya, karena oknum Brimob melakukan tindakan melawan hukum, pihaknya meminta beberapa Kepala Seksi, termasuk Kasi Ops Gegana, yang merupakan ayah kandung oknum, mendatangi keluarga korban untuk meminta maaf. Kendati begitu, kedatangan itu bukan dengan maksud menghentikan kasus.

“Saat di rumah korban, secara spontan AKP Munawar langsung memukul anaknya sebagai pembinaan,” jelas Erwin, di Mako Brimob Polda Maluku Utara, Senin (28/03).

Erwin menambahkan, video yang viral itu, dipublikasi oleh ibu korban. Dan setelah viral, pihaknya langsung mendatangi orang tua korban untuk menanyakan maksud dari publikasi video tersebut ke media sosial.

“Ketika ditanyakan, mereka mengaku tidak ada maksud lain untuk viralkan, hanya karena kekesalan atas anaknya yang dianiaya,” katanya.

Selaku pimpinan, Erwin mengaku mengetahui pasti kinerja AKP Munawar.

“Ia seorang perwira yang luar biasa. Dia hanya bisa kerja dan kerja. Ketika melihat anak kandungnya melakukan tindakan tersebut, pastinya dia kecewa,” tandas Erwin.

Sementara, setelah mengetahui video tersebut viral, orang tua korban juga mengaku aksi AKP Munawar spontan ketika memukul anaknya.

“Kami atas nama orang tua korban meminta maaf. Kami tidak bermaksud mencoreng nama baik Brimob Polda Maluku Utara,” ucap ayah korban mengakhiri.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com

Editor/Wartawan