VIRAL  

Viral ! Video Ibu Akan Melahirkan Ditandu Warga Lewati Jalan Rusak di Sumsel, Bayinya Tidak Selamat

infogeh.net, Sumatera Selatan – Sebuah video seorang ibu yang akan melahirkan terpaksa digotong dengan tandu karena melewati jalan rusak viral di media sosial.

Video tersebut viral ketika diunggah dalam salah satu akun Instagram @sumsel.24jam. Belakangan diketahui warga tersebut diketahui bernama Rusmina (40) yang tinggal di Dusun 7, Sungai Gulo, Desa Beringin Makmur II, Kecamatan Rawas Ilir, Kecamatan Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.

Dalam video itu terlihat, warga menggotong Rusmina dengan menggunakan tandu darurat yang terbuat dari kayu. Mereka pun berjalan di atas tanah merah yang berlumpur dan sulit dilewati oleh kendaraan.

Kepala Puskesmas Bingin Teluk, Hendra mengatakan, kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu (15/1/2022).

Mereka semula mendapatkan kabar dari desa setempat bahwa Rusmina hendak melahirkan. Lokasi rumah Rusmina yang jauh, membuat mereka akhirnya membawa ambulans untuk menuju kediamannya.

Namun, curah hujan yang tinggi membuat akses jalan yang dilalui menjadi sulit dilintasi karena berlumpur. Warga yang memiliki mobil pikap pun sempat berupaya membawa Rusmina dari rumah.

Saat tiba di lokasi jalan rusak, ia pun terpaksa digotong karena mobil ambulans maupun pikap tak dapat melewati jalan tersebut.

“Mobil ambulans kami tidak bisa masuk karena jalannya tidak bisa dilewati, sehingga akhirnya Rusmina digotong warga menggunakan tandu menuju ke ambulans,” kata Hendra, Selasa (18/1/2022).

Setelah tiba di Puskesmas, Rusmina ternyata tidak bisa melahirkan secara normal. Sehingga ia pun kembali harus di rujuk ke Rumah Sakit Ibu Anak (RSIA) kota Lubuk Linggau untuk proses persalinan. “

Saat dilakukan tindakan awal, posisi bayinya melintang sehingga tidak bisa melahirkan secara normal. Karena kondisi tersebut kita langsung rujuk ke rumah sakit di Lubuk Linggau,” jelasnya.

Sementara itu, Humas RSIA Dwi Sari Lubuklinggau, Arum menjelaskan, saat datang ke rumah sakit, kondisi bayi dalam kandungan Rusmina sudah gawat.

Setelah dilakukan tindakan operasi caesar, bayi Rusmina pun dinyatakan meninggal sekitar pukul 20.00 WIB.

“Bayinya meninggal dalam perut sehingga tidak bisa tertolong lagi karena mengalami pecah ketuban. Tapi kondisi ibunya stabil,” ujarnya.

Usai dilakukan perawatan, Rusmina pun dipulangkan pada Minggu (16/1/2022) karena kondisinya telah stabil. “Saat datang kondisinya memang sudah gawat, sehingga saat itu langsung dilakukan operasi caesar,” kata dia.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kompas.com

Editor/Wartawan