Viral ! Seorang Warga di Sukoharjo Kena Tilang Elektronik di Pinggir Sawah, Kapolres Minta Maaf

infogeh.co, Jawa Tengah – Media sosial (medsos) tengah dihebohkan dengan adanya penilangan seorang pengendara motor di wilayah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Dalam foto yang beredar proses tilang itu menggunakan metode foto Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE). Namun fotonya diduga diambil dari ponsel.

Di foto itu, memperlihatkan seorang pengendara motor tanpa helm sedang berkendara di pinggir sawah.
Menanggapi hal itu, Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, meminta maaf kepada publik, jika penilangan yang terjadi justru membuat ketidaknyamanan di dunia maya.

“Itu terjadi jika yang bersangkutan tertangkap melakukan pelanggaran melalui E-TLE Mobile, bukan dari E-TLE yang biasanya terpasang di ruas jalur protokol,” kata Wahyu, Kamis (23/6).

Ia menegaskan ada anggota yang diberi aplikasi khusus di handphonenya untuk memantau pelanggaran sambil berpatroli. Hal itu dinamakan E-TLE Mobile.

“Dia (pria yang tertilang) sudah menemui petugas Satlantas Polres Sukoharjo, untuk mengakui pelanggaran yang telah dilakukannya dan membayar denda tilang melalui sistem BRIVA yang telah ditentukan,” kata Wahyu.

Wahyu menyampaikan tingginya data fatalitas akibat kecelakaan di Sukoharjo, menjadi alasan penindakan pelanggaran lalu lintas perlu ditingkatkan.

Selain itu, lanjut dia, tidak ada Undang-Undang yang mengatur bahwa pengendara bermotor boleh tidak menggunakan helm di ruas jalan tertentu, termasuk pinggir sawah sawah.

“Secara yuridis Pasal 291 ayat 2 UU Lantas merupakan aturan yang merujuk pada kedisiplinan setiap pengendara motor dalam menggunakan alat keselamatan saat berkendara,” kata dia.

Penumpang yang melanggar aturan ini, lanjut dia, tentu saja bisa kena tilang bahkan ditindak pidana sesuai pasal yang berlaku. Hal tersebut sudah tertuang dalam UU No.22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang menyebut bagi pengendara yang tidak sesuai aturan alias melanggar bisa kena denda hingga kurungan.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com

Editor/Wartawan