Viral Istri Ojol Aniaya Penumpang Wanita di Pesanggrahan, Pelaku Akhirnya Minta Maaf

infogeh.co, Jakarta – Kasus penganiayaan terhadap salah seorang mahasiswi berinisial AP (22) oleh istri pengemudi ojek online (ojol) di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, viral di media sosial.

Musababnya, sang istri merasa cemburu saat sang suami mengantar pulang korban, padahal mahasiswi tersebut hanya merupakan pelanggannya. Ia curiga, wanita tersebut adalah selingkuhan suaminya.

Meski kasus tersebut sempat dilaporkan ke polisi, korban akhirnya menarik laporannya dan memilih menyelesaikannya lewat jalur mediasi.

“Iya, sudah selesai,” terang Kapolsek Pesanggrahan Kompol Nazirwan, saat dikonfirmasi, Kamis (29/9).

Nazirwan mengatakan, korban menarik laporannya pada Rabu (28/9). Pada saat itu datang juga EM (26) yang merupakan pelaku penganiayaan. Oleh korban, pelaku diminta membuat video permintaan maaf atas penganiayaan yang dilakukannya dan berjanji tidak mengulangi hal yang sama.

Dalam video permintaan maaf tersebut, pelaku mengaku marah karena mengira korban merupakan selingkuhan suaminya. Dirinya pun berjanji tidak akan berbuat kekerasan lagi.

“Iya, sama (seperti yang ada di video),” ujar Nazirwan singkat.

Penganiayaan yang dilakukan istri pengemudi ojol ini terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Kejadian terjadi pada Sabtu (17/9) siang.

Dalam video itu, terlihat seorang wanita yang terus mencoba melakukan kekerasan fisik terhadap AP. Dari mulai mendorong, memukul, hingga menjambak rambut korban. Meski sudah dilerai suaminya, pelaku tidak mau berhenti dan terus melakukan penganiayaan.

Pengalaman pahit itu diceritakan AP di media sosialnya. AP bercerita bahwa kejadian bermula saat ia memesan ojek online dari kampusnya menuju indekosnya di daerah Pesanggrahan.

Saat baru menaiki motor ojol tersebut, pengemudi ojol berinisial ROS itu menerima video call dari seorang perempuan. Perempuan tersebut ternyata adalah istri dari ROS. Saat itulah wajah AP ikut masuk frame di ponsel milik ROS. Kejadian inilah yang menjadi pemicu penganiayaan tersebut.

Setelah 30 menit berselang usai korban sampai di indekosnya. Namun tiba-tiba ia didatangi istri pengemudi ojol tersebut. Pelaku langsung melabrak korban dengan menuduhnya sebagai pencuri laki orang (pelakor).

Korban mencoba menjelaskan apa yang terjadi, namun pelaku justru semakin emosi hingga terjadilah penganiayaan.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com