Tidak Direstui Nikah Muda, Pria Ini Nekat Naik Tower 30 Meter dan Ancam Bunuh Diri! Pacarnya Pun Turun Tangan

Infogeh.co, Nasional – Beredar video seorang pemuda asal Dusun Kampung Baru, Desa Terara, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur, NTB inisial Y (17) nekat naik tower pemancar radio mengancam bunuh diri.

Dari video yang beredar pria yang naik ke atas tower pemancar radio itu rupanya diduga karena tidak mendapatkan restu menikah muda dengan kekasih korban.

“Dia ancam akan melakukan bunuh diri. Setelah berusaha mengajak kekasihnya menikah. Kejadian itu pada Jumat 16 September 2022 sekitar pukul 14.30 Wita,” kata Kapolsek Kopang AKP Suherdi via WhatsApp, Sabtu (17/9/2022).

Suherdi menjelaskan pemuda inisial Y itu rupanya sengaja naik tower setinggi sekitar 30 meter ancam lompat dari atas tower tepat di Dusun Embung Karung III, Desa Montong Gamang, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah.

Suherdi mengatakan korban dikabarkan frustrasi lantaran tidak mendapatkan restu dari orang tua kekasih korban untuk menikah muda.

“Korban katanya frustrasi tidak diizinkan nikah atau tidak disetujui oleh pihak keluarga perempuan. Makanya naik ke atas tower,” jelasnya.

Awalnya pihak Kapolsek Kopang bersama anggota mencari keluarga pacar korban untuk membujuk pria tersebut. Setelah berlangsung sekitar 20 menit di atas tower, pihak Kepolisian Sektor Kopang berhasil membawa pacar korban ke bawah tower untuk membujuk korban turun.

 

Pacar korban saat sedang membujuk untuk turun (dok. detik)

“Setelah dibujuk sekitar 10 menit kemudian korban mengikuti bujukan pacarnya untuk turun,” ujar Suherdi.

Korban kata Suherdi sempat mengalami kendala saat turun dari tower. Saat tiba di pertengahan tower korban pun merasa lemas dan kelelahan.

“Kami mencoba bantu korban dengan warga setempat. Anggota langsung naik ke tower dan mengevakuasi korban ke bawah tower,” tembahnya.

Nahasnya korban sempat lemas saat dievakuasi. Pihak keluarga kekasih korban bersama warga dan kepolisian membawa korban ke Puskesmas Kopang untuk dilakukan tindakan medis.

“Korban sempat pingsan 15 menit di Puskesmas. Setelah itu kemudian korban sadarkan diri,” kata Suherdi.

Setelah itu keluarga pemuda itu datang membawa korban pulang ke rumahnya dengan diantar anggota Polsek Kopang. “Beruntung korban tidak mengalami luka atau apa. Sekarang korban sudah di rumahnya di Lombok Timur,” pungkas AKP Suherdi.

Artikel ini sebelumnya telah tayang di sini