Tersangaka Pembunuhan Berecana Terncam Hukuman Mati

banner 728x90

Pesawaran (Radarnusantara.co) Kasus Pembunuhan Berencana yang di lakukan tersangka Ubaiy (37) Warga Desa kedodong kecamatan kedodong kabupaten Pesawaran.
terhadap ayah kandungnya sendiri terancam hukuman mati.

“Tersangaka Ubaiy kita jerat pasal 340  KUHP Jo 338  tentang pembunuhan berencana dengan ancama hukuman seumur hidup atau mati,” ujar Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, S.IK. M.H saat Konferensi Pers di Halaman Malpores Setempat, Jum’at (01/10/21).

Kapolres menjelaskan selain ungkap kasus Pembunuhan berencana jajaran kepolisian juga mengamankan
sebanyak sembilan kasus yang diantaranya, satu kasus pembunuhan berencana, empat kasus curat, tiga kasus penipuan dan penggelapan, dan satu kasus percobaan pencurian dan pengerusakan dengan total 15 tersangka.

“Tentunya keberhasilan ini suatu capaian atau prestasi di mana jajaran polres pesawaran maupun polsek berhasil ungkap kasus di bulan setember 2021.Tentunya kami dari jajaran tidak puas diri dan tetap melakukan kegiatan- kegiatan dalam rangka menciptakan kondisi yang aman di kabupaten Pesawaran di Bumi Andan Jejama ini,” tutur kapolres.

Sementara itu Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pesawaran, AKP Supriyanto Husin menjelaskan pelaku yang merupakan anak kandung korban bernama Ubaiy.

Cara Pelaku menghabisi nyawa korbang dengan alat serutan es yang terbuat dari kayu balok berwarna coklat dengan tempelan fiber warna hijau di bungkus plastik bening mengenai bagian belakang kepala korban hingga korban jatuh.

“Ketika korban jatuh lalu pelaku mengambil seutas tali rafia berwarna hitam lalu menjerat leher korban hingga korban meninggal dunia, kemudian pelaku menggantung korban dengan menggunakan tali rafia dengan mengikat leher korban lalu menggantung nya di kasau atap genteng rumah di bagian dapur rumah pelaku agar berpura pura korban meninggal seolah olah gantung diri,” jelas kasat Reskrim AKP Supriyanto Husin. (Red)

banner 1080x1080
close
Banner iklan disini