Seorang Anggota Polisi Dikeroyok oleh 2 Pria di Lembata NTT

infogeh.co, NTT – Kasus pengeroyokan kembali terjadi di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Kali ini, korbannya adalah seorang anggota Polisi.

Adalah, Aipda FA, Polisi yang sehari-hari bertugas di Polres Lembata itu terpaksa menderita luka lebam di sekujur tubuhnya usai dikeroyok SN dan AS.

Aksi main hakim sendiri itu terjadi di Jalan SG Bungsu tepat di komplek Kampung Labala, Kecamatan Nubatukan Kota Lewoleba, Sabtu (23/4) sekitar pukul 21.00 Wita.

Dari laporan Polisi yang diterima media dijelaskan bahwa, sewaktu lewat dengan motor di jalan SG Bungsu, kedua pelaku SN dan AS meneriaki korban. Merasa tak puas, korban memutar motor dan mengikuti sampai ke salah satu rumah pelaku.

Tiba disana, tanpa kompromi kedua pelaku langsung mengeroyok korban, dan menyeretnya hingga ke tempat yang gelap. Saat itu korban tak bisa berbuat banyak.

Akibat dari aksi bringas SN dan AS, anggota Polri itu mengalami luka robek di hidung, luka di bibir kiri bawah, lebam di kedua mata, luka lecet di lutut kiri dan luka lecet di siku kanan.

Pasca dikeroyok, Polisi langsung bergerak cepat menangkap pelaku. Penangkapan kedua pelaku itu dipimpin Kasat Reskrim Polres Lembata.

Ketika diciduk, SN dan AS tidak memberikan perlawanan saat digelandang ke Mapolres Lembata.

“Dua pelaku itu sudah ditangkap dan ditahan,” kata Kasat Reskrim Polres Lembata Iptu Yohanis Mau Blegur ketika dikonfirmasi media, Minggu (24/4).

Penangkapan SN dan AS ini berdasarkan Laporan Polisi dari korban dengan nomor : LP/B/84/IV/2022/ SPKT/RES LEMBATA/ POLDA NTT.

Polisi juga memastikan proses hukum kedua aktor pengeroyokan ini pun akan ditindak lanjuti serius.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com

Editor/Wartawan