Sebanyak 1.731 Randis Pemkab Lampura Nunggak Pajak, Ini Alasannya

ilustrasi tunggakan pajak
Ilustrasi Pajak (Dok. Google Images)

Infogeh.co, Lampung Utara – Kendaraan Dinas (Randis) sebanyak 1.731 yang terdiri dari 251 roda empat dan 1.480 roda dua. di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) terlapor memiliki tunggakan pajak yang jika dikalkulasikan menyentuh jumlah harga sebesar Rp 1,8 Miliar.

Hal ini berdasar dari keterangan Musatafa Kamil, UPTD Pendapatan Wilayah VI Lampung Utara, Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung, Randis di Lampura menunggak pajak sebesar 1,8 Miliyar.

“Total tunggakan pajak Randis di Lampung Utara, sampai dengan Juni 2023 mencapai Rp1,8 miliar,” Kata Mustafa Kamil, kemarin Selasa, (2/8/2022).

Lanjutnya,  jumlah randis di Pemkab Lampung Utara jika dipresentasikan, pelunasan pembayaran pajak baru menyentuh 24 persen dari jumlah 2.400 unit randis yang ada.

“Untuk lamanya tunggakan pajak randis di Kabupaten Lampung Utara itu bervariasi, mulai dari satu tahun bahkan ada yang sudab 5 tahun menunggak pajak,” tuturnya.

Mustafa melanjutkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Pemkab terkait dengan permasalahan menunggak pajak tersebut, agar dapat diselesaikan secepatnya.

“‎Kami sudah berkomunikasi dengan pemkab terkait permasalahan tersebut, selain itu juga kita telah ‎melakukan razia di Lampung Utara bersama dengan tim gabungan, agar para pemilik kendaraan tertib dalam membayar pajak,” tutupnya.

Ditemui ditempat lain, BPKAD Lampung Utaura melalui Kabid Aset, Biantori menegaskan proses penyelesaian tunggakan tersebut akan dikembalikan kepada para pengguna barang atau ODP.

“Berdasarkan Permendagri no 19 tahun 2016 disebutkan bahwa kewenangan pengelolaan barang melalui OPD masing-masing, sehingga diharapkan untuk segera melakukan pembayaran akan tunggakan tersebut” ujar Biantori.

Lanjutnya,  Randis tersebut sudah melalui proses pengelompokkan oleh bagian aset sesuai daftar tagihan tunggakan pajak kendaraan bermotor milik Pemkab Lampura.

“Keberadaan Randis itu tersebar di beberapa OPD selaku pengguna barang, dan kita dari BPKAD telah melaporkan kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah selaku pejabat pengelola BMD, untuk seluruh OPD yang terdapat tunggakan pajak Randis telah kita himbau untuk melunasi,” jelas Biantori, Rabu (03/08/2022).

Sekretaris Inspektorat Lampung Utara, Herty mengatakan akan ada pembinaan dan pengawasan lebih intens ldari pihaknya ke dinas-dinas yang pajak Randisnya masih memiliki banyak tunggakan.

Sebelumnya juga terkonfirmasi perihal adanya 4 Randis di Inspektorat Lampung Utara yang menunggak pajak, dan dengan yakin  dirinya menyebutkan pajak tersebut telah terbayar lunas.

“Dua mobil sedang dalam proses hernopol, sedang dua lain telah terbayar” pungkasnya.

Adapun jika dijabarkan terdapat 251 mobil Randis yang menunggak pajak tersebar di 27 OPD dengan 66 unit pada Dinas Kesehatan Lampura, 19 unit PUPR, 11 unit DLH, 5 unit Satpol PP dan dinas lainnya.

Kemudian terdapat 27 unit kendaraan pinjam pakai, 9 unit Sekretariat Daerah, 3 unit di Sekretariat DPRD, 7 unit mobil provinsi dan 11 unit tidak diketahui keberadaannya.

Sementara untuk roda dua dari 1480 Randis yang menunggak pajak terdapat 219 dari BPMPD, 211 Dinkes, 131 Dinas Pertanian, dan tersebar di beberapa kecamatan.

Artikel ini sebelumnya telah terbit disini