Sales Perusahaan di Lamteng Gelapkan Uang Penjualan Sebanyak Rp 985.675.049

Infogeh.co, Lampung Tengah – Polsek Trimurjo, Polres Lampung Tengah mengamankan pelaku tindak penggelapan uang perusahaan.

Pelaku penggelapan uang perusahaan yang diamankan Polsek Trimurjo, Polres Lampung Tengah berinisial AB (33).

Pelaku AB menjabat sebagai sales di PT. Sinarmas Distribusi Nusantara cabang Lampung dan kooperatif menyerahkan diri ke Polsek Trimurjo, Polres Lampung Tengah.

AB merupakan warga Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung yang diduga menggelapkan uang perusahaan hingga Rp 985.675.049.

Hal itu dijelaskan oleh Kapolsek Trimurjo Iptu Rihamuddin mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya saat dikonfirmasi, Selasa (25/10/22).

Kapolsek membenarkan kejadian penggelapan uang tersebut yang telah dilaporkan oleh manager perusahaan.

“Benar, pelaku telah kami amankan atas laporan Aristanto (47) selaku manajer di perusahaan tersebut,” katanya.

Dalam penyelesaian kasus, lanjut Kapolsek, pelaku AB kooperatif dengan memenuhi panggilan Polisi.

“Pelaku menyikapi panggilan dan telah dilakukan pemeriksaan terkait laporan tersebut,” katanya.

Kapolsek Trimurjo mengatakan, dihadapan petugas pelaku mengaku telah menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp 985.675.049.

Mulanya pelaku mengajukan 132 orderan atau pesanan barang berbagai jenis untuk atas nama masing-masing toko atau pemesan.

“Data tersebut diperoleh berdasarkan rekapan catatan tagihan PT. Sinarmas Distribusi Nusantara cabang Lampung sejak 4 Desember 2021 sampai dengan 31 Desember 2021,” kata Kapolsek.

Kapolsek mengatakan, barang- barang tersebut dikirim sesuai pesanan dengan pembayaran cash tempo sesuai aturan perusahaan.

Namun sampai batas waktu yang telah ditentukan tidak ada pembayaran yang diterima perusahaan.

“Total tagihan yang tidak diterima perusahaan sejumlah Rp 985.675.049,” jelas Kapolsek Trimurjo.

Dari kejadian tersebut, perusahaan PT. Sinarmas Distribusi Nusantara mengalami kerugian materil sejumlah Rp 985.675.049 dan melaporkan ke Polsek Trimurjo pada Kamis (3/2/2022).

Setelah menerima laporan dari PT. Sinarmas Distribusi Nusantara, Polsek Trimurjo langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa para saksi.

Kapolsek menambahkan, saat penyelidikan pelaku dipanggil dan dengan kooperatif memenuhi panggilan polisi.

Dalam pemeriksaan terkait laporan tersebut, saat itu pelaku meminta untuk dilakukan mediasi.

“Pelaku minta mediasi dengan pihak perusahaan dengan berjanji akan mengembalikan seluruh uang tersebut dalam waktu yang telah ditentukan,” kata Kapolsek.

Namun, sambung kapolsek, sampai batas waktu yang telah ditentukan, pelaku AB tidak sanggup untuk mengembalikan uang sebesar Rp 985.675.049.

Kapolsek mengatakan, kini pelaku berikut barang bukti berupa 132 lembar nota pesanan atau orderan telah diamankan di Mapolsek Trimurjo guna penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

“Pelaku dijerat dengan pasal 374KUHPidana tentang Penggelapan dalam Jabatan, ancaman hukuman lima tahun penjara.’’ tandasnya.

Artikel ini selengkapnya telah tayang di sini