Puluhan Rumah di Kendal Jawa Tengah Terendam Banjir

infogeh.co, Jawa Tengah – Sejumlah rumah di kelurahan di Kota Kendal, Jawa Tengah terendam banjir usai hujan deras memicu luapan Sungai Kendal, Jumat (18/2). BPBD Kendal mencatat ada sebelas kelurahan di tiga kecamatan terendam banjir yakni kecamatan Kendal Kota, Kecamatan Brangsong dan kecamatan Kaliwungu.

Ketinggian air bervariasi mulai dari 20 sentimeter hingga lebih dari setengah meter. Saat debit air Sungai Kendal naik, ketinggian banjir bisa mencapai satu meter.

“Daerah disini sudah jadi langganan banjir, setiap kali hujan pasti banjir. Bahkan wilayah ini yang pertama banjir karena posisinya rendah dan sungai lebih tinggi,” ujar Sunarti saat menanggul air yang masuk rumahnya, Jumat (18/2).

Sunarti berharap pemerintah Kendal bisa memberikan solusi agar warga sepanjang sungai Kendal tidak selalu banjir jika hujan deras. Dia menyebut hingga saat ini belum ada solusi berarti yang diberikan kepala daerah.

“Hanya kerak keruk sungai saja tapi tetap saja banjir,” tambahnya.

Genangan air terpantau terjadi sejak Jumat dini hari. Hujan sedari Kamis malam di wilayah selatan masuk ke sungai dan meluap menggenangi rumah Jumat dini hari.

Sodikun, warga Gang Layur Kelurahan Patukangan mengaku tidak kaget dengan banjir yang terjadi kali ini. Baginya banjir sudah menjadi santapan rutin jika hujan deras. Bahkan warga sudah bersiap saat melihat debit air sungai Kendal tinggi dan wilayah selatan hujan deras.

“Kita sudah antisipasi jika sungai mulai tinggi dan wilayah selatan hujan banjir akan menggenangi wilayah ini. Sudah langganan banjir jadi tidak kaget,” katanya.

Kepala BPBD Kendal, Sigit Sulistyo mengatakan intensitas hujan selama dua hari terakhir cukup tinggi terutama di wilayah Kendal atas. Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan Sungai Kendal meluap karena debit air tinggi dari tiga sungai yakni Sungai Bedo, Sungai Kancar dan Sungai Penut.

“Debit air dari atas yang melalui tiga sungai yakni Sungai Kancar, Sungai Bedo, dan Sungai Penut ini kemudian menyatu di Sungai Kendal,” kata Sigit.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Cnnindonesia.com

Editor/Wartawan