Peternak Sapi di Sumut Resah Ratusan Sapi Terjangkit PMK, Sebagian Sudah Dipesan untuk Kurban

infogeh.co, Sumatera Utara – Sejumlah peternak di Desa Batu Lokot, Kecamatan Galang, Deli Serdang, mengeluh karena puluhan sapi yang digembalakan di kebun sawit diduga terjangkit PMK.

Sebagian memiliki gejala yang sama: mulut berliur, celah kukunya luka, lemas dan tak selera makan. Drh. Fadhil mengatakan umumnya sapi yang digembalakan itu berasal dari Desa Naga Timbul, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang.

Menurutnya, di tempat itu ada sekitar 18 kelompok angonan dengan jumlah populasi sebanyak 1.135 ekor.

“Tiap kelompok angonan rata-rata 20-150 ekor. Yang suspect ada 145 ekor dengan gejala ringan dan sedang,” katanya.

Dijelaskannya, terhadap ternak sapi itu sebagian sudah diberi penanganan. Ternak yang sudah terdapat gejala dipisahkan namun tidak dikandangkan karena umumnya digembalakan saja.

“Kan kalau terkendala dengan kandang, atau memang tidak dikandangkan, bisa dipisahkan saja lokasi penggembalaannya,” katanya.

Kelompok Tani Tunas Baru Fahrudin Nasution mengatakan, di kelompoknya ada 97 ekor sapi. Sebagian sudah bergejala mirip dengan ciri-ciri sapi yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) yakni mulut mengeluarkan liur, celah kukunya luka, tak selera makan dan lemas.

“Sekarang ini ada 6 yang bergejala. Tapi ada juga yang kulitnya bronjol-bronjol gitu, kulitnya berkupasan,” katanya.

Serupa dengan Ketua Kelompok Tani Barokah yang memiliki populasi ternak sapi sebanyak 45 ekor dan 1 di antaranya bergejala.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kompas.com

Editor/Wartawan