Pencarian Eril Akan Terus Dilakukan Sampai Ditemukan

Press Rilis Eril 29 Mei - 1

infogeh.co, Jakarta – Duta Besar Republik Indonesia untuk Bern, Muliaman Hadad, mengungkapkan pencarian anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emeril Kahn Mumtadz (Eril) akan terus dilakukan sampai jasadnya ditemukan.
Pernyataan tersebut Muliaman sampaikan saat konferensi pers virtual bersama perwakilan keluarga Eril, Elpi Nazmuzzaman di Bern pada Senin (6/6).

“Pihak kepolisian Swiss saat ini masih dan terus melakukan upaya-upaya yang optimal atas pencarian Eril.

Pemerintah Bern, lanjutnya, memberi perhatian khusus atas pencarian ini dan berkomitmen untuk memastikan upaya-upaya pencarian akan terus dilakukan

“Proses pencarian akan terus dilakukan tanpa batas waktu yang dapat ditentukan. Artinya misi pencarian akan terus berlangsung hingga Eril ditemukan,” ucap Muliaman lagi.

Sebelumnya, Eril dilaporkan hilang saat berenang di sungai Aare pada Kamis (26/5) siang waktu setempat. Ia disebut terseret arus sungai yang cukup deras.

Menurut salah satu keluarganya, Eril tengah berada di Swiss untuk mencari sekolah dan beasiswa.

Upaya pencarian Eril memasuki hari ke-12. Area pencarian mencakup 29 kilometer, mulai dari titik terakhir Eril berada, wilayah Marzili. Kemudian di pintu air Schwellenmaetteli dan Engehalde dengan menggunakan perahu.

Namun, sampai sekarang proses itu belum menuai hasil. Kini, pencarian anak sulung RK itu menjadi prioritas pihak berwenang Swiss.

Dalam proses pencarian, pihak berwenang Swiss mengerahkan drone, penyelam, kapal, anjing pelacak, atau teknologi yang dianggap mampu membantu proses itu.

Muliaman lebih jauh menjelaskan, sejumlah kendala juga menghampiri petugas Swiss dalam mencari Eril. Mulai dari debit air hingga kondisi cuaca.

Menurtnya, sungai Aare adalah sungai yang sangat dinamis. Kondisi di area ini sewaktu-waktu bisa berubah bergantung dengan dalam.

Muliaman berharap Eril bisa segera ditemukan melihat musim panas yang akan tiba di Swiss, dan diharapkan mempermudah proses pencarian

“[Saat] musim panas, intensitas aktivitas pengunjung sepanjang sungai Aare akan bertambah, peningkatan dinamika air dan manusia juga akan berkontribusi dalam proses pencarian,” jelas diplomat itu.

Upaya pencarian Eril memasuki hari ke-12. Area pencarian mencakup 29 kilometer, mulai dari titik terakhir Eril berada, wilayah Marzili. Kemudian di pintu air Schwellenmaetteli dan Engehalde dengan menggunakan perahu.

Namun, sampai sekarang proses itu belum menuai hasil. Kini, pencarian anak sulung RK itu menjadi prioritas pihak berwenang Swiss.

Dalam proses pencarian, pihak berwenang Swiss mengerahkan drone, penyelam, kapal, anjing pelacak, atau teknologi yang dianggap mampu membantu proses itu.

Muliaman lebih jauh menjelaskan, sejumlah kendala juga menghampiri petugas Swiss dalam mencari Eril. Mulai dari debit air hingga kondisi cuaca.

Menurtnya, sungai Aare adalah sungai yang sangat dinamis. Kondisi di area ini sewaktu-waktu bisa berubah bergantung dengan dalam.

Muliaman berharap Eril bisa segera ditemukan melihat musim panas yang akan tiba di Swiss, dan diharapkan mempermudah proses pencarian

“[Saat] musim panas, intensitas aktivitas pengunjung sepanjang sungai Aare akan bertambah, peningkatan dinamika air dan manusia juga akan berkontribusi dalam proses pencarian,” jelas diplomat itu.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Cnnindonesia.com

Editor/Wartawan