Pemberhentian Penjaga Malam Di Dinas PP Dan KB Salahi SK Bupati

GR (Tulangbawang Barat)-Pemberhentian tanpa alasan dianggap tidak mengikuti prosedural,karena jika harus mematuhi aturan yang disesuaikan dengan ketentuan nya.meskipun semuanya kebijakan masing-masing pimpinan tapi wajib mematuhi peraturan yang berlaku.Kamis (21/03/2019)

Ditemui diruang kerjanya Kabid Mutasi Pengadaan Pengangkatan dan Diklat BKD Tubaba Sahlan menyampaikan,” Kalau pun penjaga malam yang telah diberhentikan itu menurut prosedur nya jika dia sudah SK Bupati tentu pemberhentian tersebut harus diketahui oleh Bupati,dengan alasan yang sesuai seperti yang bersangkutan mengundurkan diri,tidak melaksanakan tugas.” Kata Sahlan

Lebih lanjut Sahlan menambahkan,” Karena menurut aturannya seorang pimpinan baik Dinas ataupun Satker pemberhentian bisa dilakukan jika telah memenuhi syarat dengan alasan yang pasti,itu pun harus melalui tahapan seperti diberikan teguran secara lisan bila yang bersangkutan masih saja tidak patuhi aturan maka akan dilakukan tindakan selanjutnya.” Terangnya

Tapi kalau pemberhentian tanpa alasan ya dianggap tidak sesuai prosedur,bila kita menilainya secara kemanusiaan tentu kita tidak tega melakukannya.apalagi kalau sudah bekerja puluhan tahun itu bukan waktu yang sebentar.ini semestinya masih bisa diselesaikan secara kekeluargaan, sebelum menentukan sikap.” Secara administrasi pihak BKD hanya melakukan proses pembuatan SK sesuai dengan permintaan dan kebutuhannya,jika yang bersangkutan tidak mengajukan surat pengunduran diri maka SK tidak akan di proses.bahkan posisi sebagai penjaga malam itu pun belum bisa digantikan oleh siapapun,bila secara administrasi belum dilaksanakan sesuai aturan.” Pungkasnya (Joni)