Pembangunan Masjid Agung yang Mengharuskan Relokasi SDN Pondok Cina 1 Kini Jadi Polemik

infogeh.co, Depok – Pemkot Depok berencana membangun Masjid Agung Kota Depok di Jalan Margonda Raya. Lokasinya, saat ini masih berdiri SDN Pondok Cina 1.

Sebagai gantinya, SDN Pondok Cina 1 ini akan direlokasi. Tapi, rencana ini mendapat penolakan dari siswa khususnya orang tua murid.

Pantauan kumparan di lokasi, Kamis (10/11), suasana SDN Pondok Cina 1 masih tampak ramai dipenuhi siswa. Siswa dari kelas 1 hingga 6 SD, meski tak semua yakni 362 siswa, menyebar di area sekolah.
Ada yang bermain di lapangan dan kelas. Ada pula yang hadir di beberapa kelas untuk mengerjakan tugas dari guru yang hanya dikirim hanya melalui chat WhatsApp.

Sementara lainnya mengikuti kelas pelajaran dari relawan seperti orang tua guru dan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Tak ada satu pun pihak guru maupun penanggung jawab sekolah, termasuk kepala sekolah.

Siswa sebenarnya diminta untuk melakukan belajar dari rumah (BDR). Tidak jelas apa alasannya, orang tua murid juga tidak diberi penjelasan mengapa tiba-tiba ada surat pemberitahuan untuk sekolah di rumah.

Orang tua murid akhirnya sepakat untuk tetap datang ke sekolah, mendampingi anak-anak mereka belajar di kelas dengan tugas yang sudah dikirim oleh guru melalui pesan singkat.

Di sana, ada relawan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang membantu anak belajar. Tak ada satu pun guru, staf, hingga kepala sekolah yang hadir di sekolah.

Salah satu orang tua, Wawan, mengatakan sejak 4 November, Plt Kepala Sekolah Sri Widayati dan Sekretaris Daerah (Sekda) telah mengirimkan surat pemberitahuan belajar dari rumah (BDR).

Namun mengingat belum ada kejelasan relokasi, mereka berinisiatif menggelar PTM selagi berupaya melakukan audiensi dengan DPRD dan Sekda.

“Kondisi sekolah anak-anak masih semangat, meski ada surat BDR tapi mereka tahu di BDR enggak nyaman, enggak semangat. Kalau BDR cenderung males-malesan. Jadi mereka tetep ke sekolah ketemu temen-temen. Kami enggak bisa menghalangi semangat mereka untuk datang ke sekolah ini,” kata Wawan.

Babai pun menyayangkan rencana relokasi dan persoalan trotoar di SDN Pondok Cina 1. Ia menerangkan, rencana relokasi pun tak pernah dibicarakan pemerintah Kota Depok dengan DPRD sebelumnya.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com