Ormas yang Minta THR Lebaran 2022 ke Warga dan Perusahaan Akan Ditindak Tegas Oleh Polri

infogeh.co, Jakarta –┬áKepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan menindak tegas setiap organisasi masyarakat (ormas) yang terbukti melakukan pelanggaran hukum dengan modus meminta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada masyarakat atau pengusaha.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo saat merespons adanya sejumlah surat edaran permintaan dana THR Idul Fitri 2022 dari organisasi masyarakat (ormas) ke warga di Jabodetabek.

“Yang mengganggu iklim investasi apabila terbukti melakukan pelanggaran hukum ditindak,” kata Dedi saat dikonfirmasi, Kamis (21/4/2022). Dedi mengatakan, iklim invetasi Indonesia menjadi prioritas pemerintah.

Menurutnya, Polda hingga Polres di daerah bakal memantau situasi yang dianggap menghambat investasi.

“Iklim investasi di Indonesia menjadi prioritas pemerintah dan ada Satgas Investasi dari Bareskrim dan Polda-Polda, apabila ada garkum (pelanggaran hukum) yang menghambat investasi di daerah, Polda atau Polres dapat melakukan tindakan sesuai garkum yang dilakukan” jelasnya.

Sebagai informasi, sempat viral di media sosial sejumlah surat edaran permintaan dana THR Idul Fitri 2022 dari ormas ke warga di sekitar Jabodetabek. Adapun surat permintaan dana THR itu di antaranya berasal dari ormas Pemuda Pancasila (PP) Ranting Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Menanggapi surat yang viral tersebut dalam dua hari belakangan, polisi memanggil pimpinan Ormas Cengkareng untuk dimintai keterangan.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kompas.com

Editor/Wartawan