Operasi Minyak Goreng Dibatalkan, Ratusan Warga Bandar Lampung Kecewa

infogeh.co, Bandar Lampung –┬áRatusan warga kecewa karena operasi pasar minyak goreng di Bazar Rebo harus dibubarkan.

Mulanya kegiatan tersebut digelar di halaman Kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian Lampung, Rabu, 16 Februari 2022. Namun, antrean warga yang membludak membuat operasi pasar ditiadakan agar tidak adanya kerumunan massa.

“Saya kecewa. Katanya ada minyak goreng, sudah ke sini malah dibubarin. Saya antre dari jam 7.30 WIB, katanya mulai jam 8.00 WIB, terus diundur jadi jam 10.00 WIB. Eh sekarang malah dibubarin suruh pulang,” kata warga Kupang Bandar Lampung, Sunawati.

Menurut dia, operasi minyak goreng turut membantu warga. Sebab, komoditas tersebut saat ini sulit didapatkan dan dibeli dengan harga yang tinggi. Untuk itu, dia tidak membeli minyak goreng dalam tiga hari terakhir dan mengancam keberlangsungan usahanya.

“Sudah tiga hari usaha gorengan dan nasi uduk saya tutup,” katanya.

Senada, warga Sumur Batu, Bandar Lampung, Ernawati, mengatakan mencari minyak saat ini sangat susah. Padahal pemerintah sudah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng, tetapi barangnya tetap kosong di pasar.

“Kebun sawit melimpah tapi minyaknya gak ada,” katanya.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, M Zimmi Skil, menyampaikan permohonan maaf karena operasi pasar minyak goreng ditiadakan.

Hal tersebut guna mencegah penularan covid-19. “Mohon maaf bapak ibu kami tidak jadi menggelar operasi pasar minyak goreng. Demi kebaikan bersama,” katanya.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Lampost.co

Editor/Wartawan