Minimarket di Natar Dirampok 2 Orang Bersenpi dan Sejam, Total Kerugian Fantastis!

Infogeh.co, Lampung Selatan – Perampokan bersenjata kembali terjadi di sebuah minimarket di Jalan Hajimena, Kelurahan Hajimena, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

Aksi pelaku yang berjumlah dua orang tersebut terekam CCTV minimarket pada Sabtu (22/10/2022) sekitar pukul 22.00 WIB malam.

Dari rekaman CCTV, kedua pelaku tampak menggunakan senjata api dan senjata tajam saat melancarkan aksinya.

Salah seorang warga sekitar, Lastri mengatakan dirinya mengetahui kejadian perampokan itu pada keesokan paginya.

Menurut dia, warga dihebohkan setelah mengetahui pegawai minimarket ditodong pistol saat hendak menutup toko.

“Iya benar ada perampokan, saya taunya pas udah pagi, soalnya warga pada heboh,”

“Infonya ada pegawai minimarket ditodong pistol sama sajam pas mau tutup toko,” ujar Lastri, Selasa (25/10/2022).

Dari rekaman rekaman CCTV, dua pelaku terlihat memasuki toko saat pegawai minimarket hendak menutup rolling door.

Salah seorang pelaku terlihat memakai jaket kupluk hitam dan mengenakan masker tiba-tiba masuk kedalam toko.

Setelah memasuki toko, dia kemudian mengeluarkan senjata api menodongkannya ke arah seorang pegawai wanita.

Tak lama berselang, teman pelaku menyusul masuk menggunakan helm putih masuk kedalam toko dan menutup roliling door.

Setelah itu, dia juga mengacungkan senjata tajam ke arah pegawai toko sembari berjaga-jaga.

Lastri melanjutkan, pihak kepolisian telah melakukan olah TKP di lokasi tersebut pada minggu (22/10/2022).

“Kemaren hari minggu sih udah ada polisi yang dateng periksa-periksa lokasi sini,” ucapnya.

“Polisinya ada 5 orang, lumayan lama di sini tanya-tanya warga sama penjaga Indomaret juga,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan AKP Hendra Saputra membenarkan telah terjadi pencurian dengan pemberatan di minimarket.

Menurutnya, pelaku membawa kabur uang sekitar sepuluh jutaan oleh dua pelaku yang membawa sajam dan senpi.

“Uang sekitar sepuluh jutaan, mereka diduga membawa senjata api,” ujarnya.

Ia melanjutkan kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi-saksi dan mengecek CCTV di lokasi kejadian.

“Kita sudah olah TKP dan semoga cepat terungkap,” ujarnya.

Artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id