Meskipun Pertamax Naik Ketersediaan Pertalite di Beberapa SPBU di Bandar Lampung Masih Aman

Pertamax Naik

infogeh.co, Bandar Lampung – Pasca kenaikan Pertamax dari Rp9,200 menjadi Rp12.750, dikhawatirkan stok Pertalite menipis karena peralihan pemakaian masyarakat dari Pertamax ke Pertalite.

Dari hasil pemantauan radarlampung.co.id, dari pukul 18.30 -20.30 WIB di sejumlah SPBU Kota Bandarlampung stok Pertalite masih terlihat aman. Seperti di SPBU Pertamina 24.351.73 (Pramuka, Kemiling Permai), SPBU 24.351.77 (SPBU Labuhan Ratu), SPBU 24.351.125 (SPBU Wayhalim), SPBU 24-35174 (SPBU Nyunyai).

Muhammad Fikri Thamrin selaku pemilik kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar, bahwa dirinya sudah mengetahui harga Pertamax naik per tanggal 1 April 2022. Tetapi ia tidak terlalu khawatir karena dirinya bukan pengguna Pertamax melainkan Pertalite.

“Saya lebih baik isi Pertalite daripada Pertamax,” katanya.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi Universitas Bandar Lampung (UBL), Prof.Dr.Iskandar Ali Alam menyampaikan, kenaikan Pertamax sudah dipredikasi dari awal. “Ini berdasarkan pengalaman awal Premium dinaikkan, lalu dihilangkan. Pertalite dinaikan muncul Pertamax. Lalu Pertamax naik dan begitu saja terus alurnya,” katanya.

Dirinya melihat bahwa, kenaikan ini berdampak ke ekonomi. Jadi bisa menaikkan inflasi. Tentunya masyarakat pun menjerit juga. “Naiknya bahan bakar minyak berdampak luas kemana mana,” kata dia.

Menurutnya, aalagi kenaikan ini terjadi jelang ibadah puasa. Dimana kebutuhan masyarakat saat bulan puasa sedang meningkat. Lalu perekonomian masih belum pulih seutuhnya dari dampak Covid-19. “Sebenarnya saya melihat kenaikan Pertamax belum tepat untuk kondisi saat ini,” jelasnya.

Meskipun bahaa pengguna Pertamax ini umumnya untuk kendaraan pribadi. Namun kecendrungan masyarakat akan rela mengantri yang harga murah daripada harus beli yang harga mahal. “Jadi jangankan selisih begitu besar, kenaikan selisih Rp50 sampai Rp100 pun masyarakat tahan antri. Apalagi ini kenaikan sekitar 3 ribuan sehingga dikhawatirkan menimbulkan dampak luar biasa kenaikan bahan bakar kendaraan tersebut,” ujarnya.

Untuk itu pun dirinya menghimbau kepada pemerintah agar mempertimbangkan kembali akan kenaikan bahan bakar minyak. “Kalau dibiarkan kenaikan tersebut bisa khawatirnya menimbulkan dampak tidak diinginkan dikemudian hari,” pungkasnya.

Editor/Wartawan

  • Hello, saya salah satu wartawan di infogeh.co, jika ada yang keliru dengan informasi ataupun berita yang saya berikan, mohon untuk kira nya memberitahu saya melalui komentar dibawah ini.