Lagi, Dinsos Tubaba Temukan Kakek Baijuri

Gerbang Republik (Tulangbawang barat ) – Dinas Sosial kabupaten Tulangbawang barat selamatkan Baijuri kakek tua yang sebelumnya ditemukan warga di tiyuh Murni Jaya Kecamatan Tumijajar.

Kakek yang diketahui bernama Baijuri ini sudah kedua kalinya di bantu oleh Dinsos Tubaba,” Waktu itu kita temukan pada tanggal 9 Januari 2018, dengan keadaan yang sama oleh warga di laporkan ke Polsek setempat, kemudian dari Dinsos menjemputnya dengan niat untuk mengarahkan ke panti jompo namun karena pihak keluarga menghubungi kita dan ingin membawanya pulang kamipun dengan senang hati menyerahkan kepada pihak keluarganya.” Kata Kabid Rehabilitas Sosial Sunardi.

” Menurut cerita keluarga bahwa Baijuri ini berasal dari Ogan Ilir,karena tidak ada lagi keluarga akhirnya ikut bersama anaknya di Bumi Restu Kecamatan Abung Surakarta Kabupaten Lampung Utara.kepergian kakek tersebut dari rumah sudah yang kedua kalinya, dengan alasan dia (Baijuri) punya keinginan untuk pulang ke palembang.” Lanjutnya

” Dan pergi dari rumah tanpa sepengetahuan anak cucunya, kita sebenarnya ingin mengantarkannya  ke panti jompo.namun pihak keluarga siap menjemputnya kembali,dan niat itu terpaksa kami urungkan.dalam hal ini kita tidak bisa menyalahkan pihak keluarganya karena memang bisa dikatakan pikun.” Ujarnya

Ditambahkan Sunardi,kita mendapatkan laporan dari pihak Polsek Tumijajar bahwa kakek itu ditemukan oleh di tiyuh Murni Jaya yang kemudian diserahkan di Polsek setempat.pihak kepolisian pun langsung menghubungi Dinsos pagi ini pun langsung kita bawa ke kantor, sembari menunggu pihak keluarga yang akan menjemputnya pada pukul 02.00 hari ini.” Imbuhnya

Selain ini kita juga sebelumnya telah menyelamatkan dua orang yang sudah pikun tidak ada keluarga dan kita titipkan ke panti jompo,yaitu nenek Sumi (80) warga Pulung Kencana Kecamatan Tulangbawang Tengah dan satu lagi kakek ditemukan tanpa identitas hingga sampai saat ini tidak ada pihak keluarga yang menghubungi.sehingga keduanya kita serahkan ke panti jompo di natar.” Terangnya (Joni)