Kondisi Jalan Tol Lampung Jadi Perhatian Pemerintah Pusat

infogeh.co, Bandar Lampung – Pemerintah pusat mulai memberi perhatian khusus terhadap Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Lampung. Hal tersebut guna memastikan keamanan, keselamatan, dan kelancaran para pengguna jalan.

Untuk memastikan peningkatan standar pelayanan minimal (SPM) pada JTTS, Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) bersama manajemen PT Hutama Karya (Persero) meninjau langsung progress pemeliharaan dan perbaikan rutin dilakukan di Jalan Tol ruas Bakauheni – Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa pihaknya menelusuri JTTS mulai dari Gerbang Tol Bakauheni Selatan di KM 95 hingga KM 330 untuk memantau perbaikan jalan yang ada. Di sepanjang tol tersebut sudah terdapat beberapa titik perbaikan, salah satunya yakni di KM 169, KM 190 hingga 191 dan KM 319.

“Upaya telah dilakukan oleh Hutama Karya selaku pengelola. Semoga Hutama Karya dapat terus mempertahankan kualitas jalan tol dan terus meningkatkan SPM tol yang dikelola,” kata Basuki Hadimuljono dalam pesan resminya yang diterima Lampost, Sabtu, 22 Januari 2022

Selain Menteri PUPR Basuki Hadimuljono hadir juga dalam pemantauan yakni Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan KPUPR Endra S Atmawidjaja, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit, Direktur Jenderal Bina Marga KPUPR Hedy Rahadian dan Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto.

Direktur Operasi III Hutama Karya, Koentjoro mengatakan JTTS memiliki karakteristik jalan yang cukup berbeda dengan kondisi tanah yang berbeda-beda pula sehingga diperlukan metode teknik perbaikan yang sesuai dengan masing-masing kondisi tanah tersebut. Karena JTTS dibangun di wilayah yang cukup unik, ada yang di atas rawa bahkan lahan gambut, sehingga perlu penanganan ekstra dalam pemeliharaan jalannya, agar lebih maksimal dan sesuai dengan perkerasan awal.

“Saat ini JTTS juga masih dalam tahap pemeliharaan dan belum dilakukan Final Hand Over (FHO) sehingga untuk proses perbaikannya masih dilakukan oleh main kontraktor yang membangun,” katanya.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Lampost.co

Editor/Wartawan