Kernet Truk Tewas Ditabrak Truk Lain saat Hendak Ganjal Ban Truk Trontonnya yang Tidak Kuat Menanjak

infogeh.co, Jawa Tengah – Seorang kernet truk bernama Tugino dilaporkan tewas tertabrak kendaraan di ruas jalan Wonogiri-Ponorogo, tepatnya di Dusun Lemahduwur, Desa Joho, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Rabu (9/11/2022).

Kasat Lantas Polres Wonogiri, AKP Maryono yang dikonfirmasi, Rabu (9/11/2022) mengatakan Tugino tewas saat hendak mengganjal ban truk trontonya yang tidak kuat menanjak di lokasi kejadian.

“Korban tertabrak truk lain saat hendak mengganjal ban truk tronton yang ditumpangi di ruas jalan menanjak,” kata Maryono.

Kejadian itu bermula saat truk tronton bernomor polisi AD 8097 OA bermuatan besi yang dikemudikan Purwanto melaju dari arah Ponorogo menuju Wonogiri. Setibanya di lokasi kejadian truk tronton tidak kuat menanjak. Tidak lama kemudian, truk tronton berjalan sedikit mundur dan berhenti melintang di jalan agar tak merosot menurun. Kernet pun turun dari truk untuk mengganjal ban dengan balok kayu.

Namun saat bersamaan dari arah Wonogiri-Ponorogo melaju truk memuat bekatul bernomor polisi AG 9273 KC yang dikemudikan AH (23). Mengetahui truk tronton melintang di tengah jalan , pengemudi truk bermuatan bekatul menghindar ke kanan hingga menabrak kernet.

“Truk bermuatan bekatul itu akhirnya menabrak kernet truk tronton yang hendak mengganjal ban. Setelah itu truk bermuatan bekatul itu berjalan dan membentur bagian bak belakang truk tronton. Truk bermuatan bekatul itu baru berhenti setelah terperosok ke area persawahan,” jelas Maryono.

Akibat kecelakaan itu, Tugino mengalami luka pada kaki dan kepala. Kernet truk tronton meninggal setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat. Terhadap kejadian itu, tim Satlantas Polres Wonogiri sudah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Peristiwa kecelakaan itu sementara dalam penyelidikan tim Satlantas Polres Wonogiri. Dua truk yang terlibat kecelakaan pun sudah diamankan polisi.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kompas.com