Kena Bangunan Kantor Bupati Pesibar, Setuju Ganti Untung

GR (KRUI) – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat terus melakukan kompromi kepada sebelas pemilik lahan yang tanah dan bangunanya terkena pembebasan untuk dijadikan kantor Bupati.

“Pemkab Pesisir Barat tetap melakukan komunikasi ulang dengan pemilik lahan, hasilnya dari 11  pemilik lahan yang tanah dan bangunanya gak mau diganti untung, berkat komuniksi ulang tersebut,dua orang sudah menyetujui dan tinggal sembilan orang lagi yang kurang sepakat dengan penawaran yang diajukan tim appraisal,”ujar Lingga N Kusuma  diruang kerjanya, Selasa (16/1/2018).

Menurutnya keengganan warga melepas lahan disebabkan warga menginginkan harga yang lebih tinggi dari tim appraisal. Bagi pemilik lahan yang belum menyetujui harga dari tim appraisal pihaknya terus melakukan pendekatan.

Untuk dua warga yang sudah setuju dengan  nilai yang telah ditetapkan tim,pembayaranya akan segera dilakukan pada awal 2018.

“Sembilan pemilik lahan yang belum setuju lahanya dibebaskan tentunya akan kami laporkan sama pimpinan,”pungkas Lingga Asisten I  yang juga panitia pembebasan lahan Pemkab Pesisir Barat.( Agustiawan ).