Keluarga yang Tewas Diracun di Magelang, Hasil Autopsi: Otak hingga Jantung Rusak

infogeh.co, Magelang – Kabid Dokes Polda Jawa Tengah, dr Summy Hastry Purwanti, mengungkap hasil autopsi jenazah 3 keluarga di Magelang yang tewas diracun.

Ketiganya mengalami kerusakan di bagian otak, jantung, dan paru-paru, akibat tingginya kadar racun yang dicampur dalam minuman mereka.

“Semua minum air atau cairan yang ada racunnya karena dari saluran napas atas dari bibir, lambung ada merah seperti terbakar. Dia minum zat beracun dari organ, otak, hati, jantung, paru ada racunnya,” ujar Hastry di lokasi kejadian, Selasa (29/11).

Ia menjelaskan, tingginya kadar racun tersebut dapat terlihat dari cepatnya waktu kematian korban dari mulai diminum hingga terkapar.

“Sekitar 15 sampai 30 menit (dari minum hingga meninggal). Kadar sangat mematikan karena bisa 3 orang dewasa meninggal karena meminum cairan yang ada racun,” jelas dia.

Meski begitu, ia belum dapat menjelaskan jenis racun yang digunakan pelaku. Menurutnya, bisa jadi itu racun jenis sianida atau arsenik.

“Untuk pasti racunnya apa yang meriksa laboratorium forensik tapi jelas cara kematian sebab kematian karena zat yang beracun. Jenis racun zat bisa golongan sianida, arsenik, atau golongan yang lain. Dari tenggorokan, lambung, usus, hati, jantung, dan otak. Merah seperti terbakar karena prosesnya cepat memasuki pembuluh darah sehingga mematikan,” kata Hastry.

Satu keluarga di Kabupaten Magelang ditemukan tewas di rumahnya. Tiga orang anggota keluarga itu yang terdiri dari bapak, ibu dan anak perempuan, tewas diracun oleh anak kedua mereka.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com