Kasus Viral Blast, Bareskrim Polri Sita Rp 22,945 M, Rp 1,5 M dari Klub Bola

infogeh.co, Jakarta – Direktorat Tindak Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri telah melakukan penyitaan aset terkait kasus robot trading ilegal platform Viral Blast Global.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan total uang yang telah disita mencapai Rp 22.945.000.000 miliar.

Selain menyita uang, polisi juga sudah memeriksa 3 klub sepakbola, yakni Persija, PSS Sleman, dan Madura United. Mereka juga sudah mengembalikan uang senilai Rp 1,5 miliar.

“Barang bukti atau aset yang sudah dilakukan penyitaan yang pertama total uang tunai yang disita oleh penyidik sebesar Rp 22,945 miliar dengan rincian uang tunai sebanyak Rp 20 miliar dari tersangka, uang tunai sebanyak Rp 1,5 miliar dari salah satu klub bola di tanah air ada tiga klub bola di tanah air,” kata Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (12/5).

“Kemudian yang ketiga uang tunai sebanyak Rp 45 juta yang disita dari exchanger atas nama S dan keempat uang tunai Rp 1,4 miliar yang merupakan DP uang mercy tersangka PW dari dealer Mercy Kedaung Surabaya,” tambahnya.

Ramadhan menjelaskan penyidik juga telah melakukan penyitaan aset berupa mobil, rumah dan apartemen dari para tersangka kasus Viral Blast Global.

“Selain uang tunai, ada aset sebanyak 9 unit dengan rincian mobil sebanyak 5 unit, rumah 2 unit dan apartemen One Icon dua unit,” jelasnya.

Terkait hal itu, Ramadhan mengatakan sampai saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara yang rencananya akan kembali dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada 20 Mei.

“Kemudian akan dilakukan pemenuhan P19 dan setelah dilakukan pemenuhan petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum, tentunya berkas akan kita kembalikan kepada JPU yang direncanakan hari Jumat nanti tanggal 20 Mei 2022,” pungkasnya.

Sebelumnya, diketahui terdapat 5 klub sepak bola Indonesia yang menjalin kerja sama dengan PT Viral Blast Global yakni Persija Jakarta, PSS Sleman, Madura United, Bhayangkara FC dan Mitra Surabaya FC.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com

Editor/Wartawan