Kakek di Sukabumi Divonis Hukuman Mati Usai Perkosa 10 Anak Perempuan

infogeh.co, Bandung –┬áMajelis hakim Pengadilan Negeri Bandung, menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap seorang pria berusia 57 tahun bernama Hendi alias Abah Heni, Selasa (26/4). Kakek tersebut divonis mati terkait kasus pemerkosaan terhadap 10 anak perempuan di bawah umur.

Vonis mati tersebut diputuskan setelah majelis hakim mengabulkan banding jaksa penuntut umum (JPU) yang awalnya memvonis Abah Heni hukuman 15 tahun penjara.

“Menerima permintaan banding dari terdakwa dan jaksa atau penuntut umum,” kata majelis hakim yang diketuai oleh Yuli Heryati sebagaimana surat putusan yang dilihat pada Selasa (26/4).

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana mati. Menetapkan terdakwa tetap ditahan,” sambungnya.

Perkara tersebut awalnya terdaftar di Pengadilan Negeri Cibadak dengan Surat Penetapan Nomor 135/Pen.Pid/2021/PN Cbd. Setelah JPU mengajukan banding, kasus itu naik ke PN Bandung.

“Memperbaiki putusan Pengadilan Negeri Cibadak Nomor 449/Pid.Sus/ 2021/PN Cbd, tanggal 10 Maret 2022, sekedar mengenai pidana yang dijatuhkan kepada terdakwa,” ucap majelis hakim.

Hakim menilai perbuatan Abah Heni telah terbukti sesuai dengan Pasal 81 ayat (2) Jo Pasal 76D Undang-Undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang peru ahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2022 tentang Perlindungan Anak.

Pasal 82 ayat (4) Perpu nomor 1 tahun 2016 perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo Pasal 76E UURI nomor 23 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana serta peraturan perundang-undangan lain.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com

Editor/Wartawan