Heboh..!!! Komplotan Emak-emak Mengutil di Toko Bandar Lampung Terekam CCTV

infogeh.co, Bandar Lampung – Aksi komplotan emak-emak mengutil di sebuah toko pakaian dan perlengkapan rumah tangga di Jalan Pramuka, Rajabasa, Bandar Lampung terekam CCTV padaKamis, 17 Maret 2022.

Dari rekaman CCTV yang diterima oleh media Lampost.co, tiga emak-emak dengan jarak berdekatan mengutil barang-barang kosmetik dan perabotan secara bergantian. Mereka membentuk formasi berbaris. Kemudian, yang ditengah bertugas mengambil barang-barang lalu dimasukkan ke dalam tas.

Sedangkan dua lainnya melihat situasi di sekitar. Namun, setelah itu mereka bergantian. Emak-emak yang tidak memakai tutup kepala ikut mengambil barang kosmetik, lalu dimasukkan ke dalam celana atau pakaiannya. Aksi itu mereka lakukan secara bergantian sehingga masing-masing emak-emak membawa hasil barang yang dicuri.

Berdasarkan keterangan karyawan toko, Afit Setiawati, mengatakan, kejadian itu berlangsung saat toko sedang ramai. Ia mengetahui barang hilang setelah pagi hari mengecek keadaan barang. “Saya cek ternyata ada kotak setrika yang kosong dan posisinya sudah berpindah tempat, sehingga langsung cek CCTV,”katanya.

Dari rekaman CCTV, ternyata pelaku berjumlah lima orang, terdiri dari dua pria dan tiga orang emak-emak. Tugas pria itu ikut menjaga emak-emak mengutil.”Yang ngambil itu emak-emak, ada yang bawa tas sampe penuh, tapi mereka tidak membawa ke kasir langsung pergi,”ujar Afit.

Ia memperkirakan pelaku menggunakan mobil. Namun, di parkir jauh dari toko yang mereka curi. Akibat kejadian itu, toko mengalami kerugian mencapai puluhan juta. “Sampai sepuluh juta, bos yang punya sudah tahu, tapi gak tahu mau laporan apa tidak,”katanya.

Menurut Afit,kejadian seperti ini bukan kali pertama. Sebelumnya, sudah dua kali kehilangan, sebab saat menghitung kembali hasil penjualan tidak sesuai dengan pemasukan.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Devi Sujana menyatakan belum mengetahui laporan tersebut. Dia akan mengecek terlebih dahulu laporan tersebut di tingkat polsek. “Nanti saya cek laporannya. Tentu kami akan lakukan penyelidikan. Dari keterangan saksi dan rekaman CCTV untuk identifikasi pelaku nya,” ujar Devi.

Sementara itu, Kapolsek Kedaton Kompol Atang Syamsuri mengatakan hingga kini pihaknya belum menerima laporan. “Dari pemilik belum laporan dan cctv akan jadi petunujuk nantinya bila yang bersangkutan lapor dan kami akan tangkap.