Harga Pertamax Turbo Turun, Harga Solar Non-Subsidi Naik Per 1 November

Petugas mengisi bahan bakar di SPBU Kuningan, Jakarta, Minggu (10/7/2022). PT Pertamina (Persero) kembali menaikkan harga tiga jenis produk Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi. Harga BBM yang naik yaitu Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex.Pertamax Turbo (RON 98) naik dari semula Rp 14.500 per liter menjadi Rp 16.200 per liter, Dexlite naik dari semula Rp 12.950 per liter menjadi Rp 15.000 per liter, dan Pertamina Dex naik dari Rp 13.700 per liter menjadi Rp 16.500 untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. FOTO: SALMAN TOYIBI/JAWA POS

infogeh.co, Jakarta – Harga BBM jenis pertamax turbo yang dijual PT Pertamina (Persero) turun dari Rp14.950 per liter menjadi Rp14.300 per liter.

Harga pertamax turbo baru itu berlaku di Jakarta, seluruh Pulau Jawa, hingga Bali, seperti dikutip dari website resmi Pertamina, Selasa (1/11).

Namun, harga solar nonsubsidi, seperti pertamina dex naik dari Rp18.100 per liter menjadi Rp18.550 per liter.

Begitu pula dengan harga dexlite yang naik Rp200, yakni dari semula Rp17.800 per liter menjadi Rp18 ribu per liter.

“Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum,” tulis pengumuman Pertamina.

Sementara, harga BBM jenis pertalite dan pertamax untuk saat ini masih tetap sama, yaitu Rp10 ribu per liter untuk pertalite dan Rp13.900 per liter untuk pertamax di Pulau Jawa dan Bali, serta Nusa Tenggara Barat dan Timur.

Harga BBM penyesuaian terbaru Pertamina ini berlaku mulai 1 November 2022.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Cnnindonesia.com