Harga Komoditas dalam Bansos di Trimodadi Tinggi, Diduga Digelembungkan

infogeh.co, Kotabumi –┬áKepala Desa Trimodadi, Kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara (Lampura), Mustafa, diduga memanfaatkan dana bantuan pangan non tunai (BNPT) yang diterima warganya.

Aparatur di desa tersebut dituding menarik dana BNPT sebesar Rp600 ribu dari sekitar 140 keluarga penerima manfaat (KPM) dengan ditukarkan nota belanja berisi daftar paket komoditas yang dapat diambil di warung sesuai arahan kades. Arahan itu turut dilakukan seluruh kadus ke setiap rumah warga.

Dalam paket sembako yang disediakan itu Kades tersebut juga diduga menggelembungkan harganya. Pasalnya, beras yang didapatkan dari penyuplai seharga Rp92 ribu per 10 kilogram dicantumkan dalam nota seharga Rp105 ribu.

“Belum lagi jeruk yang dihargai Rp25 ribu per kg sebanyak 3 kg, dari harga wajar Rp13 ribu kg dan lainnya,” kata penyuplai beras yang juga Kades Wonomerto, Kecamatan Kotabumi Utara, Waskito Yusika, Selasa, 1 Maret 2022.

Dia mengaku, hanya menitipkan beras di gudang tersebut untuk dijual kepada warga desa tersebut. “Beras itu saya titipkan saja siapa tahu ada yang berminat. Kalau dijual hanya Rp95 ribu per 10 kg,” ujarnya.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Lampost.co

Editor/Wartawan