Gunung Anak Krakatau Meletus, Tinggi Abu Sampai 150 Meter!

banner 728x90

Infogeh.co, Lampung – Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali meletus, tinggi kolom abu teramati 150 meter, Senin, 24 Oktober 2022, sekitar pukul 21.11.

Letusan itu menjadi yang pertama setelah lebih dua bulan tidak terjadi erupsi.

Berdasarkan data laporan Badan Geologi, PVMBG pos pengamatan GAK, terjadi dua kali letusan pada Senin, 24 Oktober 2022.

Pertama pada pukul 17.57 WIB dengan kolom abu tidak teramati, erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 20 MM dan durasi 32 detik.

Erupsi kedua GAK terjadi sekitar pukul 21.11 WIB, tinggi kolom abu 150 meter, terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 44 MM dan durasi 47 detik.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun l, erupsi GAK terakhir terjadi pada Jumat, 5 Agustus 2022 lalu. Saat itu terjadi sekali letusan dengan amplitudo 60 MM dan durasi 52 detik.

Aktifitas GAK sempat alami gempa Tornillo sebanyak satu kali, dengan amplitudo 33 MM dan durasi 9 detik yang terjadi Kamis, 13 Oktober 2022 lalu.

“Tornillo itu gempa yang sifatnya high frekuensi,” kata Petugas Pos Pantau GAK, Suwarno di Desa Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Selasa, 25 Oktober 2022.

Meski aktivitas GAK dengan ketinggian 157 Mdpl di tengah perairan laut tersebut fluktuatif, masyarakat diminta tetap tenang dan waspada.

“Sekali lagi saya berpesan, masyarakat tetap tenang, tapi harus waspada,” katanya.

Menurut dia, tingkat aktivitas GAK masih berada di level III atau Siaga. Masyarakat atau pengunjung dilarang mendekat dalam radius 5 KM.

Artikel ini sebelumnya telah tayang di sini

banner 1080x1080