Geger ! Pria di Bogor Hidup Kembali Setelah Dinyatakan Meninggal, Begini Faktanya

infogeh.co, Bogor – Media sosial belakangan diramaikan dengan video yang menampilkan seorang pria terbaring di dalam peti mati. Pria dalam peti itu disebut telah dinyatakan meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit dan siap untuk dikebumikan. Akan tetapi, pria itu kembali hidup dan bisa menggerakkan kepalanya. Beberapa orang yang ada disekitar peti itu kemudian membuka kedua kaus tangan berwarna putih dan sepatu yang dikenakan pria tersebut.

Berikut 4 fakta tentang pria di Bogor yang disebutkan hidup kembali

1. Disebut meninggal di Semarang Pria itu bernama US (40), warga Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Berdasarkan keterangan kakaknya, US meninggal dunia karena sakit ketika mengikuti kegiatan di Semarang, Jawa Tengah. Jenazah US kemudian dibawa ke salah satu rumah sakit di Jakarta. Di sana, pihak rumah sakit juga telah menyatakan US meninggal dunia. Karena itu, US dimasukkan ke dalam peti dan dibawa pulang ke rumah.

2. Upacara pemakaman sudah dipersiapkan Dengan berpegang pada keterangan rumah sakit, keluarga pun mempersiapkan upacara pemakaman untuk US. Setibanya di rumah, pihak keluarga sempat membuka peti jenazah. Namun, ada tanda kehidupan dari US yang masih bergerak.

“Awalnya kita ingin memastikan jenazah. Ternyata setelah dibuka, dilihat jasad masih bergerak- gerak,” kata Saputra.

“Keluarga sudah mempersiapkan upacara pemakaman. Hanya setelah seperti itu kita tetap untuk melihat jasad korban terakhir kali. Diperiksa dulu teryata masih hidup, kaget keluarga,” sambungnya.

3. Dilarikan ke rumah sakit Mengetahui hal itu, pihak keluarga memutuskan untuk segera membawanya ke RSUD Kota Bogor. Direktur Utama RSUD Kota Bogor Ilham Chaidir mengatakan, US tiba di rumah sakit pada Jumat (11/11/2022) pukul 01.00 WIB. Saat itu, US dalam kondisi lemas karena mengalami gangguan penurunan kesadaran saat datang ke rumah sakit.

“Penurunan kesadaran saja, itu kan berupa ada konvidensial keras. Jadi supaya yang jelas, bahwa dia penurunan kesadaran jadi ditangani kami,” ungkapnya 4. Kondisi membaik Serelah menjalani perawatan intensif dari rumah sakit, Ilham menyebut kondisi US kini semakin membaik.

US juga kini sudah bisa merespons, meski belum bisa dimintai keterangan. “Sekarang pasien (US) sudah membaik, bagus, dan mudah-mudahan nanti dalam penanganan maksimal lah,” kata Ilham.

“Cuma kita batasi kunjungan karena bisa mengganggu pasien lain karena kasus (meninggal lalu hidup lagi) ini jadi heboh,” tutupnya.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kompas.com