Bupati Dendi Berang, Operasi Pasar Di Pesawaran Tidak Sesuai Permintaan

GR (PESAWARAN) – Upaya Bulog dalam mengantisipasi stabilitas harga  beras di Kabupaten Pesawaran, Bulog melakukan operasi pasar  di Balai Desa Bernung, Kecamatan Gedongtataan, senin (22/1/2018).

Kepada Awak Media Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona
mengeluhkan kinerja Bulog terkait pendistribusian beras dalam kegiatan operasi pasar waktunya telat, selain itu kemasan beras yang di lakukan Bulog tidak sesuai dengan permintaan.

“Kemasan yang datang seharusnya isi karung ukuran 15 Kg, bukan seperti ini, sehingga hal ini jelas mempersulit pendistribusiannya karena batas maksimal pembelian hanya 15 Kg saja,” ujar Bupati singkat.

Karena ini menjadi kendala dan kesulitan Bupati menyarankan agar kemasan yang beratnya 15 Kg di kembalikan.

” Pol PP agar menahan dulu truk pengangkutnya, jangan boleh pergi sebelum barang yang kita inginkan datang,” ujar Bupati.

“Sebab kita jaga-jaga, kalau beras kemasan 15 kilogram yang kita usulkan tidak datang, maka kita harus terpaksa bagi yang ada, meskipun memakan waktu yang lama lantaran harus menimbang dulu,” timpalnya. Kedepan ia meminta, kepada Bulog jika ingin melakukan kegiatan serupa mempersiapkannya lebih baik lagi.

“Acara seperti ini, nantinya kami mau sehari sebelum kegiatan seperti ini beras harus sudah siap.Meskipun, mereka (Bulog) minta kepada Pemda untuk bertanggungjawab terhadap beras yang nantinya akan disimpan, bahkan, saya pastikan saya yang akan bertanggungjawab terhadap beras yang akan dibagi,”ujarnya.

Dimintai komentarnya, Ria Kasi Penyaluran Divre Bulog Lampung berkilah jika kedatangan beras tersebut sudah sesuai jadwal. “Untuk waktu kedatangan beras, saya rasa sudah sesuai waktu, tapi mungkin terjadi miskomunikasi,” kilahnya. (Red)