Bareskrim Geledah Kantor Pertamina Patra Niaga, Dugaan Jual Beli BBM Non Tunai

infogeh.co, Jakarta – Dittipikor Bareskrim Polri kembali mendalami kasus dugaan korupsi jual beli BBM non tunai yang merugikan negara Rp Rp. 451 Miliar lebih. Kasus yang melibatkan PT Pertamina Patra Niaga (PT PPN) dengan PT Asmin Koalindo Tuhup (PT AKT) mulai diselidiki pada Agustus 2022 lalu.

Terbaru penyidik Bareskrim menggeledah 2 kantor PT PPN yang terletak di Jalan Rasuna Said, dan Jalan Mega Kuningan Barat III. Selain itu, penyidik juga menggeledah kantor PT AKT yang terletak di Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat.

“Penggeledahan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 9 November 2022 sampai dengan selesai,” kata Dirtipikor Bareskrim Polri, Brigjen Cahyono Wibowo saat dikonfirmasi, Rabu (9/11).

Cahyo menjelaskan, penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka mencari barang bukti lainnya yang dapat memperjelas dugaan perkara korupsi itu. Dalam kasus ini memang belum ada tersangka yang ditetapkan.

“Melakukan pencarian barang bukti dokumen yang terkait dengan perkara; Melakukan pencarian dokumen transaksi keuangan dan bukti-bukti aliran transaksi keuangan; Melakukan pencarian barang bukti elektronik yang terkait dengan korespondensi para pihak,” ungkap Cahyo.

“Melakukan pencarian barang bukti elektronik yang terkait dengan transaksi jual beli BBM secara non tunai dan transaksi pembayaran; dan dokumen-dokumen terkait lainnya,” sambung dia.

Lebih jauh, penggeledahan tersebut masih berlangsung hingga saat ini. Belum diketahui pasti barang bukti apa saja yang disita oleh penyidik dalam kegiatan itu.

“Kegiatan penggeledahan ini juga melibatkan Tim dari Dittipidsiber Bareskrim Polri dan Puslabfor Polri guna penanganan barang bukti elektronik dari hasil kegiatan penggeledahan,” pungkasnya.

Kasus tersebut naik ke penyidikan pada Agustus 2022 lalu. Kasus ini mulai mencuat setelah kepolisian mendapat informasi dalam Laporan Informasi Nomor : LI/02/I/2018/Tipidkor, tanggal 9 Januari 2018. Tidak dijelaskan siapa pelapor dalam kasus ini.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com