Anisa Pahlawan Devisa Alami Depresi Berat ? Siapa Yang Peduli

GR (WAY BUNGUR) — Malang nian nasib Pahlawan Devisa yang bernama Fitri Anisa(25th) maksud hati menjadi TKW ke Taiwan untuk mencari uang Agar bisa membantu keluarganya yang hidup Pas – pasan.
Namun yang terjadi Dia(Anisa) di pulangkan dari Negara Taiwan dalam keadaan Depresi Berat.

Ketika GerbangRepublik.com,LTV ,P2TP2A dan FORMAPPA mengunjungi kediamannya di Dusun 1 Desa Toto Projo kec.Way Bungur Lampung Timur, Kamis (01/08/18) Anisa segera menghindar masuk ke dalam Kamar Seperti ketakutan dan Menghindar dari Siapa saja.

“Begitulah mas..Dia tak mau di temui oleh siapa saja apa lagi mau bercerita apa yang terjadi padany semasa di Taiwan”ujar Sarwiti Ibu Kandungnya

Menurut Sarwiti Ketika Anisa akan berangkat ke Taiwan dalam keadaan Sehat wal’afiat tapi Setelah 18 bulan bekerja Dia di pulangkan dengan Alasan Depresi tanpa pernah di beri tahu apa penyebabnya. selain itu juga selama bekerja sang majikan membatasi dan slalu mendengarkan/membaca apa yang di bicarakan  bila keluarga Menelpon atau SMS.

“Pernah 1 Kali Anisa mengatakan bahwa Dia pernah di paksa minum Obat oleh anak Majikannya.
setelah itu Anisa tak pernah Cerita apa yang terjadi. bila di tanyakan Ia akan Histeris dan ketakutan sambil membanting Apa saja yang ada di dalam Rumah”tambah Sarwiti Sendu.

Masih kata Sarwiti” Terima Kasih Banyak bila ada yang mau membantu dan peduli dengan keadaan Anak saya”.

“Bapaknya sekarang merantau ke bangka jadi buruh tambang Timah sedangkan saya bekeja di kandang Ayam potong dan Adiknya Anisa masih sekolah”ujarnya sambil menyeka Air Mata.

Ketika Bung Dian(P2TP2A) membujuknya untuk Keluar kamar,ternyata berhasil namun tak satu katapun terucap dari bibir Anisa hanya tatapan kosong bercampur Rasa ketakutan lalu berlari kembali ke kamar sambil berteriak Histeris ketika kawan Juranalis mencoba mengambil gambarnya.

Terpisah kepala.Desa Toto Projo Hisam ketika di temui di rumahnya membenarkan kejadian yang menimpa warganya.

“Saya merasa kesal dengan Agent dan penyalurnya di mana tanggung jawabnya dengan kejadian ini”

“Bahkan Ketika mau berangkat saja Mereka(Agent Pjtki) dalam pengurusan Surat menyurat tak pernah menpakkan Orangnya hanya Calon Tkw yang Mengurusnya”ujar Hisam Geram
(KEMAS)