Akibat Banjir, Tembok MTsN 19 Pondok Labu Roboh, 3 Orang Tewas

banner 728x90

infogeh.co, Jakarta – Tembok di sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 19 Pondok Labu, Cilandak, Jaksel, roboh akibat banjir yang terjadi akibat hujan deras yang terjadi sejak siang. Akibat peristiwa ini, 3 orang tewas.

“Informasi yang kami terima 3 korban meninggal dunia, namun untuk kepastiannya tim kami dari unit Polsek Cilandak sedang menuju ke RS untuk memastikan apa benar 3 orang meninggal dunia,” kata Kapolsek Cilandak Kompol Multazam dalam wawancara dengan Kompas TV, Kamis (6/10).

Ia menduga tekanan arus air yang kencang menyebabkan runtuhnya bangunan sekolah ini.

“Untuk penyebabnya perlu dicek lebih mendalam lagi, namun dugaan awal adanya tekanan air yang begitu besar. Air dari limpahan sungai dan mendorong tembok, dan meluap ke MTS 19 Pondok Labu,” jelas Multazam.

Saat ini pihak kepolisian bersama relawan SAR, Damkar, dan Basarnas sedang menyisir lokasi untuk memeriksa apakah masih ada korban yang terjebak.

“Sementar 1 unit pompa bekerja dan tim relawan dari SAR, Basarnas, dan Damkar masih bekerja, nanti perkembangannya akan kami sampaikan,” kata Multazam.

Dalam video yang beredar di medsos, banjir yang terjadi di MTS Negeri 19 cukup tinggi, ada yang mencapai pinggang siswa. Suara tangisan terdengar di video itu. Tampak juga tembok yang roboh.

MTsN 19 adalah sekolah setara SMP di bawah Kementerian Agama.

Sementara itu, BPBD DKI Jakarta mencatat sore ini banjir merendam 7 ruas jalan dan 5 RT di Jakarta Selatan. Banjir ini juga menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com

banner 1080x1080