Adakan Media Gathering Regsosek 2022, BPS : Data Masyarakat Dijamin Aman!

Infogeh.co, Bandar Lampung – Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung gelar acara Media Gathering dengan tema “Sinergitas BPS dan Media untuk Menyukseskan Registrasi Sosial Ekonomi” (Regsosek) 2022 pada Jum’at, (14/10/2022).

Acara ini bertempat di Hotel Golden Tulip, Jl. Basuki Rahmat No. 16 Bandar Lampung.

Turut hadir dalam acara tersebut media terkemuka di Lampung, yaitu Diskominfotik Provinsi Lampung, Biro Protokol dan Humas Provinsi Lampung, Kantor Berita Antara, IWO Lampung, AJI Lampung, PWI Lampung, TVRI Lampung, Metro TV Lampung, Siger TV, Tegar TV,  RRI,  Lampung Post, Radar Lampung, Tribun Lampung, Potret Lampung, Lampuung, Infogeh, Infolampung, Selampung, Lampung Pro, Lampung Directory, Kabar Siger, Lampung News, Poltalnews.id, RMOLLampung.id, Sai Betik, Kompas, Kupas Tuntas, RilisID, Sai Bumi, Teras Lampung, wartalampung.id, Momentum, Bee Media, Target News Lampung, dan Sai Radio.

Ahli Madya BPS Lampung, Mas’ud Rifai mengungkapkan, Regsosek  2022 ini merupakan kiat pemerintah untuk melahirkan data kependudukan secar satu kesatuan yang utuh.

Ia menjelaskan, kesulitan dari tim survei BPS adalah kekhawatiran masyarakat terkait kerahasiaan data pribadi mereka.  Hal tersebutlah yang membuat mereka enggan dan ragu untuk mengikuti serangkaian proses pendataan dan hal tersebut membuat data yang tim dapatkan tidak lengkap.

Terkait hal itu, pihaknya menyampikan bahwa akan  menjamin terkait data penduduk akan tetap aman dan dirahasiakan dengan baik.

Terlebih hal tersebut sudah menjadi kewajiban yang dijalankan berdasarkan undang-undang nomor 16 tahun 1997 tentang statistik.

“Para petugas juga sudah kami latih agar paham untuk menjaga kerahasian data termasuk pertanyaan yang akan disampaikan,” ujarnya dalam Media Gatering di Golden Tulip Hotel, Jumat, 14 Oktober 2022.

Pendataan akan mulai dilakukan pada 15 Oktober – 14 November 2022.

Selanjutnya dijelaskan akan dilakukan proses pendataan secara door to door denga data keluarga sebagai basisnya.

Ia mengungkapkan, dalam pendataan yang dilaksanakan selama 1 bulan itu pihaknya melibatkan 13.672. Jumlah itu terdiri dari 10.499 tenaga lapangan, 2.177 pengawas tenaga lapangan, 391 koordinator kecamatan, dan 21 petugas wilayah khusus.

“Target BPS, data sudah bisa digunakan pada semester 2 tahun 2023. Artinya di semester 1 tahun 2023 data harus sudah selesai dikelola,” ungkapnya.

Menurutnya, data yang dikumpulkan nantinya akan jadi bank data bagi pihak pemerintah.

Dikemudian hari, data tersebut akan digunakan sebagai pemetaan guna mendongkrak tongkat kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat secara keseluruhan.