2 Orang Pria Hajar Pengemudi Ojol karena Tidak Terima Ditegur saat Sedang Antre di SPBU

infogeh.co, Semarang – Peristiwa dugaan penganiayaan terjadi di SPBU, Jalan Brigjen Sudiarto Nomor 264, Kelurahan Kalicari, Pedurungan, Semarang. Seorang pengemudi ojek online (ojol) diduga dipukuli oleh dua orang pria hingga babak belur.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (24/9) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, pengemudi ojol bernama Hasto Priyono tengah antre untuk membeli BBM jenis Pertalite. Di depannya, ada beberapa motor. Salah satunya yang dikemudikan kedua pelaku yang berboncengan.

Hasto saat itu mengingatkan dengan cara menegur kedua pelaku untuk memajukan motornya. Sebab, motor di depan pelaku sudah memajukan antrean sehingga kosong.

“Oleh korban di minta tolong agar maju ke depan yaitu dengan kalimat’ mas tolong maju, depan sudah longgar tuh’ dan salah satu pelaku yang memakai jaket hijau dengan tulisan Fila menjawab ‘sabar’ ,” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar dalam keterangannya, Senin (26/9).

Namun tak diduga, selang beberapa saat, pelaku yang memakai jaket hijau langsung turun dari motor dan menghampiri Hasto. Pelaku pun langsung memukul hasto ke arah dagu dan mukanya.

Hasto pun melawan dengan cara menangkis dan membalas pukulan tersebut. Tak lama, rekan pelaku yang menggunakan jaket hitam ikut memukuli Hasto dengan menggunakan helm yang mengenai muka dan bagian tubuh lain. Hasto pun terjatuh dari motornya dan mengalami luka-luka.

Hasto telah berobat ke RS Bhayangkara karena mengalami luka lebam dan benjol di bagian wajah. Setelah selesai berobat, ia kemudian melapor ke Polsek Pedurungan terkait peristiwa tersebut. Polisi pun menindaklanjutinya

Irwan Anwar menduga penganiayaan dilakukan karena tak terima diingatkan untuk memajukan motor saat mengantre BBM.

“Tidak terima di ingatkan untuk maju saat antre BBM,” kata Irwan Anwar.

Berita ini telah lebih dulu diterbitkan di halaman resmi Kumparan.com